Just Other Stories About Freedom

10 Prinsip Good Governance

November 17, 2006 · & Komentar

Mungkin sudah banyak yang tahu, tapi tak ada salahnya saya ingin menuliskan kembali disini tentang 10 Prinsip Good Governance, dengan link yang diklik jika ingin mengetahui lebih jauh, sekedar mengingatkan di akhir pekan:

 

  1. Partisipasi

  2. Penegakan Hukum

  3. Transparasi

  4. Kesetaraan

  5. Daya Tanggap

  6. Wawasan Kedepan

  7. Akuntabilitas

  8. Pengawasan

  9. Efesiensi & Efektifitas

  10. Profesionalisme

Kategori: Berita
Ditandai: , , ,

29 tanggapan so far ↓

  • Thamrin // November 22, 2006 pada 10:51 am | Balas

    Mas Zul, terima kasih telah menunjukkan ketertarikannya dengan blog saya. Maaf agak telat meresponnya, dan kini sudah ada dalam blogroll. Salam.

  • AGUS // Desember 7, 2007 pada 12:59 pm | Balas

    walahhhhh

  • Oegan Elsagara gandhy // Desember 11, 2007 pada 12:09 pm | Balas

    pemerintah selayaknya tidak harus memprotek dengan munculnya partai-partai baru. ini di maksudkan untuk perkembangan demokratisasi di Negara indonesia, karena bagaimanapun mereka punya visi dan misi yang jelas . kendatipun demikian, partai tradisional sebagai syarat utama untuk ikut berkompetisi di panggung politik dengan orientasi menyadarkan rakyat secara berkesadaran tinggi, sekaligus mereka berhak memilih partai yang benar-benar pro terhadap nasib dalam memperjuangkan hak-hak rakayat tertindas. hal tersebut kenapa bisa terjadi, karena rakyat saat ini tidak lagi percaya dengankesadaran-kesadaran palsu partai-paratai borjuis yang masih tedak lelah untuk terus mengibuli rakyat nya sendiri.
    terima kasih, Oegan elsagara Gandhy………..Saya dukung Partai mu yang benar-benar progressif………….Chayoo

  • fuad // Februari 7, 2008 pada 11:11 pm | Balas

    siiipppppppppppp lah. lumayan buat nateri kulliah

  • achmad // Februari 20, 2008 pada 2:06 pm | Balas

    mantap,….. cukup membantu

  • Ellen // Februari 20, 2008 pada 11:12 pm | Balas

    After reading this article,I want to go out to see the movie with my boy firend.
    Goodbye and Good Luck.

  • Nur azizah // Maret 17, 2008 pada 2:41 am | Balas

    walaupun sistemsistem sudah bagus tapi orangnya ndablek n apatissss tetap saja nolllllllll besarrrrrrrrrrrrr!!!!!! jadi paling tidak saaat pas penerimaan pegawai PNS diadakan Tes ESQ atau sekalian pake lie detector…….

  • Nur azizah // Maret 17, 2008 pada 2:42 am | Balas

    walaupun sistem sudah bagus tapi orangnya ndablek n apatissss tetap saja nolllllllll besarrrrrrrrrrrrr!!!!!! jadi paling tidak saaat pas penerimaan pegawai PNS diadakan Tes ESQ atau sekalian pake lie detector…….

  • haiqal // April 14, 2008 pada 5:40 pm | Balas

    teori administrasi negara

  • sari // Mei 29, 2008 pada 11:06 pm | Balas

    wak ternyata masih banyak yang harus di benahi dari negara ini, jangan pikir jauh-jauh, BBM aja tu yang dibahas kenapa kok ga turun-turun, naeeeeeeeeekkkkkkk aja………..

  • wahab // Juni 5, 2008 pada 3:32 pm | Balas

    saya kog gak bisa klik ya……….10 prinsip GG…..terima kasih kalo di send…..penjelasan yg tranparency sama accountability………………..saya lagi nulis tesis dg tinjauan 2 prinsip tadi…………..kalo ada tulisan lain ttg GG….boleh kog di send ke saya………..makasih ya

  • Muhammad Husni Thamrin // Juni 6, 2008 pada 9:03 am | Balas

    @ Mabk Sari, maunya saya sih itu harga BBM turun, tapi kan semakin banyak permintaan, semakin mahal pula harganya, apalagi BBM kan barang langka dan terbatas.

    @ Mas Wahab, saya mau kirim kemana? Anda kan tidak mencantumkan alamat email :)

  • ilyas // Juli 12, 2008 pada 10:58 pm | Balas

    saya kok ga bisa buka ya pak,mungkin ada pass word ?tks

  • teddy pribadi // Juli 19, 2008 pada 1:29 am | Balas

    mas Husni Thamrin, saya butuh banget 10 osue good sovernance nih… kok ga bisa di klik ya mas? kasig tau caranya ya mas.. kirim aja ke tattoo_pribadi@yahoo.com ya mas..
    teddy, FISIP UNILA

  • orbul thea // Agustus 5, 2008 pada 8:15 pm | Balas

    Selamat Bung, anda telah mengajak untuk berbagai pengetahuan dan informasi yang layak untuk kemajuan kita semua.

  • AndYrAhMaT // September 23, 2008 pada 4:56 pm | Balas

    maJU”"”trust!!!!

    bIar smua tau”"pntingX good govrNce

    sOalX cTa2 Sy’ inGIn jd penG imPLemenTasi keBIjakan YG br basis oleh rakYat’u/rakyat”"”"”

    Z bosan liat keadaan skr”"”"
    bukanx menjalankan amanah rakyat, eh”’malah cari duit yg banYk”"”"”!!!!!

  • Jonbetta // November 10, 2008 pada 6:19 pm | Balas

    Nice Info mas walau mesti bolak-balik halaman..thanks..

  • Anwar Hamidi // Desember 31, 2008 pada 3:35 am | Balas

    berikan lah layanan yang terbaik kepada masyarakat agar dapat mewujudkan pelayanan prima dalam good governance.

  • Ahmad Anshori // Februari 4, 2009 pada 2:50 am | Balas

    Good relationship between government as public servant, private n society is d best way to achieve GG.

    Nice post Pak…tp kok linknya ga bs dibuka ya..???
    Mohon kirimkan saya juga donk related topic mengenai GG diatas…ke
    stoicide00@yahoo.com

    thanks in advance ya..

  • Lenny // Februari 17, 2009 pada 10:31 am | Balas

    Mas Husni Thamrin, saya butuh 10 good governance nih… kok ga bisa di klik ya mas? kasih tau caranya ya mas…atau kirim aja ke :lenny_cayank@yahoo.com

  • susanto // Maret 16, 2009 pada 4:47 pm | Balas

    oegan: “pemerintah selayaknya tidak harus memprotek dengan munculnya partai-partai baru. ini di maksudkan untuk perkembangan demokratisasi di Negara indonesia, karena bagaimanapun mereka punya visi dan misi yang jelas”

    >> aduh bos jangan sembarangan bikin partai donk kasian ama masyarakat yang jadi bingung. jadi terkesan pembingungan publik, trus partai-partai jadi pada spekulatif semua dalam meraih kemenangan dalam pemilu. toh peran dan fungsi partai politik gak cuma memenangkan pemilu doank. partai politik yang ideal harus mampu menampung, mengartikulasi, juga mengagregasi kepentingan publik. kalo parpol cuma aktif ketika pemilu doank apa bedanya dengan tukang dagang daging yang berusaha membujuk dan mencari pembeli hanya ketika pasar buka. jadi kayak profit oriented tuh, pedagang cari duit, parpol cari simpatisan, lha terus siapa yang jadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah??

  • Muhammad Husni Thamrin // Maret 17, 2009 pada 2:52 am | Balas

    @ Mas Santo, justru itu persyaratan untuk ikut pemilu seharusnya mencantumkan pula syarat berapa lama partai tersebut sudah berdiri, bukan hanya satu tahun sebelum pemilu dan memiliki “cabang tempel” kemudian bisa ikut.

    Harus ada persyaratan yang membuat tidak hanya sekedar aktif semasa pemilu saja. Saya setuju dengan anda.

  • susanto // Maret 22, 2009 pada 5:23 pm | Balas

    sip mas thamrin, saya sependapat. soal partai menurut saya lebih baik partai-partai yang ideologinya sama mendingan pada merger aja membentuk satu partai, toh kepentingannya bisa jadi pada sama. contoh PDI-P, Demokrat dan beberapa partai lain yang mengangkat isu demokrasi sebagai ideologi mereka, kan mereka bisa bergabung,saling mendukung dan bekerja sama tuh, tapi kan kenyataan dari segi karakteristik kepemimpinan tampak mereka sepertinya saling bertolak belakang tuh, yang satu merasa diri paling berjasa karena telah mengangkat nama yang lain. padahal kalau mereka mau kembali pada isu demokrasi yang mereka jadikan ideologi partai semestinya mereka harus bisa bekerjasama donk. itulah salah satu alasan saya menjadi bingung. katanya sama-sama demokrasi, tapi kok gak akur?? keliatan banget deh “ambition of power and interest” nya hehe… koalisi juga menurut saya bukan jawaban final, karena itu terkesan seperti profit share doank, kalaupun koalisi yang diandalkan sebagai jawaban, bagaimana kalau yang ditampilkan dalam lembaran pemilu jangan partai mereka, tapi koalisi mereka. jadi ketika kampanye politik, beberapa partai seideologi yang berkoalisi tadi saling bekerjasama dalam upaya memenangkan pemilu. toh nantinya kemenangan yang diraih juga jadi kemenangan bersama diantara mereka. bagaimana menurut rekan2?

  • dewansurogunungbatu // Juni 4, 2009 pada 2:00 am | Balas

    Yth Husni Thamrin

    Saya sudah mencoba untuk meng”klik” tentang 10 prinsip good governance, namun nggak keluar.
    Mohon bantuannya untuk mengirimkan 10 prinsip dimaksud ke email saya : sprytno@yahoo.com, karena materi ini sangat saya perlukan sebagai salah satu referensi saya dalam melakukan proses belajar mengajar.
    Terima kasih atas bantuannya.

  • TF Admin // Juni 17, 2009 pada 3:16 pm | Balas

    10 prinsip good governance? Mungkin 10 prinsip itu masih relevan, dalam kontek teori. Tapi prakteknya?

    Teorinya, misalnya, seorang atau beberapa orang datang ke gedung DPRD, untuk tujuan menyampaikan usulan tertentu. Pengalaman seorang teman, kebetulan berkait dengan isu kekerasan terhadap perempuan, dengan harapan wakil rakyat akan dukung gerakan anti kekerasan terhadap permpuan. Tapi apa yang terjadi? Ternyata si anggota dewan itu berpola pikir Islami sekali yang anti kesetaraan gender. Dan mereka malah measehati si teman itu agar tidak ikut-ikutan gerakan yang oleh si wakil itu diangagp liberal.

    Pendek kata, secara teori memang sukses apa yang namanya partisipasi (setidaknya dalam kontek ini), tapi substansinya?

    Kembalike atas, mungkin perlu penerjemahan lagi makna partisipasi itu…..

    Ehm…

  • riyan // Juni 22, 2009 pada 11:39 am | Balas

    cukup masih relevan! tapi kok saya ga bisa buka
    ya? Tolong bantuannya agar dikirim ke alamat email saya nayirxpro@yahoo.co.id . Saya membutuhkannya untuk penyelesaian tugas kuliah saya. Atas pertolongannya saya ucapkan terima kasih.

  • Mia // Agustus 26, 2009 pada 5:18 am | Balas

    Infonya sangat membantu, tapi kog ga bisa dibuka ya 10 prinsip GGnya??? Bagaimana caranya ??
    Thx.

  • puri yuniati // Agustus 28, 2009 pada 2:28 am | Balas

    Pak Thamrin, saya sedang menulis sebuah essay tentang good governance, menurut saya tulisan ini sangat bermanfaat dan memang saya butuhkan untuk referensi, saya mohon ijin untuk sedikit menyadurnya ya.. terima kasih

Tinggalkan sebuah Komentar