Seorang kawan blogger wordpress baru-baru ini menulis cerita tentang saya
… Duh senangnya.
dan ndak ngira….
Saya memang belum lama ini bertemu dengan Mas Tajib di Wonosobo, tak terduga, tak terencana, dan tak mengira bahwa kawan berdiskusi saya di meja makan sebuah hotel tempat saya mengadakan pelatihan bagi kepala desa tersebut adalah Mas Murtajib.
Mungkin lebih baik demikian. Jika tidak mungkin kita akan bercakap tentang yang lain, tentang blogging, tentang wordpress, atau tentang isu yang sedang berkecamuk di dunia blogger wordpress. Dan akhirnya kita berbincang tentang desa…..
Saya memang melakukan suatu kerja di Wonosobo. Jarang saya tulis di blog ini. Lebih banyak saya buat untuk Kedai Kebebasan. Maklum laporan ke kantor harus didahulukan. namun insya Allah cerita menarik, di luar yang resmi-resmi, suatu saat saya sempatkan terekam pula di blog ini.
















8 tanggapan so far ↓
kurtubi // Juni 7, 2007 pada 8:57 am |
cerita dibalik peristiwa serius dikemas apik, kadang jadi bacaan yang menarik… contohnya Kang Tajib dan kang Thamrin… dua blogger tapi juga dua insan kebebasan… heheh
demi perubahan yang bebas diubah, maka perlu orang2 bebas.. (heheh benar gak) salam kenal…
**Salam kenal pula Mas Kurtubi. Kalau saya memang bebas, tapi nggak tau dengan Mas Tajib?
Domba Garut! // Juni 11, 2007 pada 6:16 pm |
2 bloggers, meski mungkin dua manusia biasa – tapi dengan kemampuan luar biasa
**Ada pepatah yang dinyanyikan,……”blogger juga manusia..” Soal biasa atau tidak biasanya kita ingin menjadi yang “tidak biasa”
kangguru // Juni 12, 2007 pada 1:31 am |
hihih ngiri dunia ini ternyata sempit yah kang
(atau terbalik yah, “dunia ini tak selebar daun kelor”
)
**Kan ada istilah…”dunia ini selebar daun kelor”
~kopidangdut~ // Juni 13, 2007 pada 10:44 am |
2 orang bertemu?
dalam pelataran tanah tinggi di tengah pulau Jawa?
Romantis euy..!
**Apalagi dengan kopi kental, rokok ji sam soe, dan penyanyi dang dut
Hanani // Juli 13, 2007 pada 2:29 pm |
Ikutan nimbrung yo?
Hanani // Juli 13, 2007 pada 2:33 pm |
Saya kebetulan numpang lahir di Wonoso, tapi besar dijogja, trus sekarang dah 2thn lebih di Aceh. jd kangen ma suasana wonosobo, kapan bisa kesana lagi? is verys exsotic
Wedus_balap // Juli 30, 2007 pada 12:42 pm |
Ikut nimbrung juga ahh Assalam mualaikum semua nya terutama buat sayang empunya blog ini dari saya asli pribumi tuleh yang skrag di jkt heee
kiki // Agustus 23, 2007 pada 10:55 am |
permisih,,sebagai org wonosobo ikut mampir ah….