“The Mistery of Capital” dalam Bahasa Indonesia

Buku Hernando de Soto “the Mistery of Capital” kini muncul dalam edisi bahasa Indonesia, diterbitkan oleh Qalam. Nama yang belum terlalu populer dalam khazanah penerbitan di Indonesia.

desoto_book.jpgSuatu hal yang menarik adalah pengantar penerbit yang mengatakan bahwa buku ini merupakan jawaban terhadap banyaknya kegagalan penerapan sistem kapitalisme di negara-negara berkembang. Persoalan kemiskinan masih menjadi misteri terbesar pembangunan ekonomi di negara-negara dunia ketiga. Pertanyaan provokatif pun dilontarkan; “…buku ini mungkin bisa mulai mengalihkan perdebatan, dari perdebatan klasik mengenai kesejahteraan, apakah akan menggantungkannya kepada negara atau kepada pasar….”

Hernando de Soto, seorang berkebangsaaan Peru, adalah pendiri dan Presiden Institute Kebebasan dan Demokrasi (Institute of Liberty and Democracy – ILD) di Lima, Peru. Ia dimasukkan oleh majalah Time sebagai salah seorang dari lima pembaharu di Amerika Latin pada abad ke dua puluh. Ia juga pernah menjadi ahli ekonomi bagi GATT yang kini berubah nama menjadi World Trade Organization (WTO).

Pertanyaan dasar yang dilontarkan de Soto dalam bukunya ini adalah, “mengapa kapitalisme berjaya di Barat, namun ia gagal dibelahan dunia lain?” Tudingan kapitalisme sebagai penyebab kemiskinan pun acap terlontar. Namun menurut de Soto bukanlah kapitalisme itu sendiri yang menyebabkan kemiskinan. Bukan pula budaya malas atau“nrimo” yang dimiliki masyarakat yang menjadi penyebabnya. Ada misteri kapitalisme itu sendiri yang belum mampu diurai di belahan dunia lain, selain di Barat, yaitu pentingnya arti kepemilikan (property right) terhadap berbagai asset yang dimiliki oleh kaum miskin, yang dapat manfaatkan sebagai modal (capital) dalam pengembangan usaha ataupun memulai suatu usaha perekonomian.

De soto mengatakan bukanlah kaum miskin tersebut tak memiliki asset yang berharga. Jumlah asset mereka bahkan terkadang melebihi asset yang didapat dari foreign direct investment (FDI) sekalipun atau jumlah bantuan pembangunan yang diberikan negara-negara Barat kepada negara berkembang, seperti haiti, Peru, Brazil, atau Mesir.

Persoalannya terletak pada legalitas asset yang mereka miliki. Lebih dari 80% kepemilikan asset tersebut tak berada di tangan mereka dan seandainya terjadi transaksi perpindahan asset secara legal menjadi hak milik mereka, proses yang dibutuhkan bisa mencapai kisaran 10 hingga 40 tahun.

Dapatkan isi buku ini menjadi pelajaran berharga bagi kita….? Let’s find out and read the book either in Bahasa Indonesia or English. But its a really interesting topic for futher debate.

5 responses to ““The Mistery of Capital” dalam Bahasa Indonesia

  1. Salam,
    Ulasan singkat tapi menarik.
    Maaf mas, boleh bantu saya dapatkan buku ini. Saya telah berkelana di semua toko buku di Kuala Lumpur untuk dapatkan versi Indonesia namun kecewa. harap mas dapat bantu.

    Nizam(syeikh_nizam@yahoo.com)
    Kota Kinabalu
    Malaysia

  2. Memang buku diterbitkan oleh penerbit kecil di Indonesia dan mungkin dicetak tak terlalu banyak. Di Malaysia sudah pula diterbitkan didalam bahasa Melayu oleh Kantor Konrad Adenauer Stiftung – Malaysia. Alamatnya ada di:

    Malaysia Office
    Konrad Adenauer Foundation
    Suite 18.1, Level 18
    Menara Genesis
    No. 33, Jalan Sultan Ismail
    50250 Kuala Lumpur
    Malaysia

    Phone +60-3-2713 7321/ 7323
    Fax +60-3-2713 7320
    kaskul@pd.jaring.my

    atau anda dapat melihatnya di website mereka:
    http://www.kas.de/proj/home/pub/66/2/year-2004/dokument_id-8077/index.html

  3. maaf, saya sangat tertarik dg buku ini. tapi saya juga telah mencari ke berbagai toko buku di jogja tp jg belum menenemukannya.
    mohon bantu saya untuk mendapatkan buku ini. terimakasih.

  4. aq jg lg cr buku ini, dmn2 g ada jg.
    gmn dunk…..????????!!!!!!!!!
    plis bantu ya.
    thanx.

    **Saya ketemunya juga kebetulan di Gramedia di Bogor. Atau mau dicopy kan? 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s