Rakyat Aceh Tak Ingin Syariat Islam Kok…..

Ini baru berita menarik, Perdana Menteri Gerakan Rakyat Aceh Merdeka, Malik Mahmud Al Haytar, menyatakan penerapan syariat Islam bukanlah yang diharapkan rakyat Aceh. Menurutnya selama ini rakyat Aceh telah menjalankan Islam, dan Islam tersebut adalah Islam tradisional, “Islam adalah agama yang telah lama ada di Aceh, Islam yang dianut masyarakat Islam adalah Islam tradisional,” ujarnya dalam sebuah konferensi internasional memperingati satu tahun perjanjian perdamaian di Aceh, yang diadakan di Hotel Shangri-la Jakarta, pada hari Senin 14 Agustus 2006, yang lalu. (Baca berita ini lebih lengkap pada http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/08/brk,20060814-81900,id.html)

Menurutnya perjuangan GAM tidaklah berdasarkan atas agama dan apa yang selama ini terjadi Aceh bukanlah datang dari GAM.

Lantas darimana datangnya ide-ide penerapan hukum cambuk yang selama ini cukup menakutkan dan menghantui masyarakat Aceh? Black propganda pihak-pihak yang tidak menyukai GAM? Pantas saja menurut beberapa teman yang acapkali ulang-alik Jakarta – Aceh, masuknya kelompok kemanusiaan yang disponsori oleh Partai Keadilan Sejahtera atau beberapa front pembela Islam, tak begitu disukai masyarakat Aceh, akibat gaya si’ar Islam yang mereka pakai.

7 responses to “Rakyat Aceh Tak Ingin Syariat Islam Kok…..

  1. Lho ?? Jadi mereka ndak ingin menerapkan syariat Islam toh? Waah… panteslah mereka di gulung ombak. Salah sendiri kenapa nantang Allah… Moga mereka segera bertaubat. Sejak dahulu nenek moyang mereka berjuang atas dasar Islam, kalo sekarang mereka berjuang dengan meninggalkan Islam, mungkin itulah kutukan dari para leluhur dan Allah !!

  2. penerapan syariat islam itu baik.tapi bukanlah menjadi suatu solusi.sama hal nya ketika seorang anak yang nakal,kita menghukumnya dengan suatu hukuman yang membuatnya takut.Apa yang diperoleh?hanya ketakutan bukan kesadaran.sama hal nya dengan syariat islam sendiri.Tidak absolut menjadi solusi.Saya juga kurang setuju dengan pendapat bahwa aceh terkena musibah karena tidak menjalankan syariat islam atau sebagainya.tidak ada yang bisa mengukur suatu kejadian bisa dikatakan kutukan atau sebuah berkah ,hanya TUHAN yang mengetahuinya.
    Syariat islam tidak menjadi solusi,tapi jika memang pola hidup syariat ingin dijalankan itu bisa saja .Setiap kota punya aturan main dan selera tersendiri,tidak bisa kita sentralisasikan aturan itu.

  3. Lha, koq pendapat GAM dijadikan representasi pendapat orang Aceh secara keseluruhan. GAM itu sapa sih? Gak jelas juga sejauh mana orang Aceh mendukung atau tidak gerakan separatis ini. Mungkin saja banyak orang Aceh yang punya aspirasi memisahkan diri dari RI tapi tidak sejalan dengan paham GAM. So, saya kira gak terlalu valid untuk menjadikan statement dari kelompok ini sebagai suara orang Aceh yang sebenarnya.

  4. GAM JANGAN TERLALU BANYAK KOMENTAR.KITA NANTI DENGAN TERPILIHNYA GAM SEBANGAI GUBERNUR APA AKAN LEBIH BAIK ATO TERPURUK

  5. biarlah semua yang kami lalui atas dasar ke inginan kami. kami menginginkan islam bangkit… tapi dengan perlahan. dengan kesadaran, tak ada rakyat aceh yang tidak menerima syariat islam.. semua nya menerima… tapi apakah orang yang bernaung sebagai penegak syariat itu sudah benar.
    sebvelum kita mengurus yang lebih besar hendaknya kita liat dulu keluarga kita dan sanak saudara kita… baru kita menempuh yang lebih luas.

  6. DROEN NEUH BEK ASAI NEPEGAH HABA…
    ACEH KATREP THAT SAKET.
    BEK NEU TAMAH TAMAH LE.
    KAMOE HARAP BAK DROEN.
    SUPAYA ACEH NYO BEU JAYA LOM.
    JINO MANDUM KA BAK AWAK DROEN KAMOE SERAH…. TULONG BEK PEGOUT KAMOE KECEWA.

  7. Hidup Islam…
    Eh, salah paham, eh paham salah… kekekeke.. Aceh menerapkan syariat Islam… atau Islam menerapkan syariat Aceh.. ruwet, kan? Dibikin ruwet aja sekalian.. syariat kok Islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s