John Locke (1632-1704)

Dilahirkan di Inggris pada, 29 Agustus 1632, John Locke dikenal sebagai seorang pemikir yang tekun menyuarakan hak-hak alamiah – sebuah gagasan dimana setiap individu berkuasa atas diri mereka masing-masing dan harus dipastikan  memiliki kebebasan yang tak dapat diambil oleh negara maupun orang lain. John Locke berargumen, tatkala seseorang berkerja untuk memproduksi sesuatu, maka hasilnya menjadi milik individu tersebut. Kesimpulannya bahwa kerja memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap nilai sebuah barang daripada dalam bentuknya yang alami, merupakan gagasan awal dari teori nilai kerja, yang kemudian diutarakan oleh David Ricardo dan Karl Marx.

 

Locke juga percaya bahwa pemerintah tidak mengeluarkan aturan mengenai suku bunga (interest rates). Dalam sebuah pamphlet yang berjudul Considerations of the Consequences of the Lowering of Interest, Locke menentang sebuah rancangan undang-undang yang dibuat oleh parlemen untuk menurunkan nilai suku bunga dari 6 persen menjadi 4 persen. Menurutnya bunga (interest) adalah sebuah harga, dan karena semua harga ditentukan oleh hukum alamiah, memberikan batasan terhadap suku bunga akan menjadi sesuatu yang tidak produktif. Masyarakat akan berusaha mengelak dari batasan tersebut, dan hasil dari penghindaran tersebut  bahkan akan lebih mendorong tingginya tingkat suku bunga, melebihi tingkat yang ada jika tidak mendapatkan pembatasan. Alasan-alasan yang dikemukakan oleh Locke mengenai persoalan tersebut, yang sangat sophisticated pada masanya, ternayata tak lapuk dimakan usia:  Banyak ekonom yang memberikan tentangan serupa terhadap control suku bunga pada masa sekarang. (lihat artikel terkait yang membahas persoalan Interest, Price Controls.)

 

Locke juga membuat rancangan mengenai teori kuantitas uang, yang menjelaskan bahwa nilai uang berbanding terbalik dengan jumlah uang yang beredar.  Locke secara keliru percaya bahwa sebuah negara berada dalam bahaya dan jatuh kedalam situasi depresi jika jumlah emas yang mengalir masuk dari perdagangan berhubungan dengan apa yang dimiliki oleh rekanan dagangnya. Apa yang tidak disadarinya, dan tetap menjadi sesuatu yang tak disadari hingga  David Hume mengemukakan, bahwa aliran emas tidak akan keluar dari jalur aliran perdagangan.  Jika “sangat kecil” emas yang masuk ke Inggris berkaitan dengan emas yang masuk ke negara lain, sebagai contoh (Locke berasumsi bahwa pasokan emas akan tumbuh terkait dengan volume perdagangan), maka barang-barang Inggris akan menjadi murah dibandingkan dengan barang dari negara lain, dan menyebabkan lebih banyak emas yang mengalir ke Inggris dari negara lain.

Karya-karya terpilih:

Tulisan ini bersumber pada artikel yang ada pada situs econlib: http://www.econlib.org/library/Enc/bios/Locke.html  dan telah dimuat pula pada situs Kedai Kebebasan.

3 responses to “John Locke (1632-1704)

  1. Wah… thkqiu artikelnya.
    ada tugas skul nih..~

  2. hehe gwa jg ad tugas Kewarganegaraan ek thanks..

  3. trimas….
    info utk assgnment….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s