Selamat Tahun Baru 2007

Mungkin orang mengatakan ini sudah terlambat, tapi tak ada salahnya untuk tetap mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU 2007. Toh masih banyak teman-teman yang tetap mengalami kesulitan mengakses internet, dan saat mereka online ucapan ini tetap layak mereka dapat…….🙂

Tahun baru tentunya dengan harapan baru, meskipun diawali oleh kecelakaan pesawat Boeing 737-400 milik maskapai penerbangan Adam Air yang hilang sejak Senin, 1 Januari 2006. Berita terakhir mengabarkan pesawaat naas ini telah ditemukan jatuh di desa Rangoan, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dengan 12 penumpang selamat dan 90 lainnya mungkin tewas. Kecelakaan sebuah kapal penumpang di lepas pantai Utara pulau Jawa pun ikut mewarnai tutup tahun 2006.

Dalam sebuah acara talk-show disebuah stasiun televisi swasta, seorang peramal terkenal, Mama Lauren, bahkan memprediksi tantangan di tahun 2007 tak kurang beratnya. Secara yakin ia pun meramalkan bahwa gunung Merapi pasti akan meletus di tahun 2007. Tentunya untuk soal gunung Merapi kita masih perlu melakukan cross check dengan Mbah Marijan, yang sempat diwawancarai CNN. Apalagi ia kini semakin kuat dengan meminum ramuan penambah energi….😉

Apa yang kita alami dan terjadi pada tahun 2006 mungkin dapat menjadi refleksi yang berguna buat kita (termasuk refleksi terhadap blog kita mungkin?  ;)  Bung Passya sudah melalukannya dengan mengganti logo corporate blognya…🙂 )

Tahun 2006 masih diwarnai oleh persoalan klasik komoditi beras. Pemerintah masih belum memiliki kebijakan yang pasti mengenai komoditi yang satu ini. Terkadang menurut pada rekomendasi dan protes anggota-anggota DPR untuk tidak membuka kran import beras dan berupaya melakukan swasembada pangan seperti era Soeharto, namun kadang pula harus bersikap realistis dan membuka kran import guna menjaga kontrol terhadap harga beras. Pertanyaan untuk tahun 2007, akankah pemerintah tetap bersikap ambigu dalam persoalan beras ini?

Kasus video “syuur” anggota DPR “YZ” (kini mantan) dan artis “ME” pun ikut mewarnai wajah dunia politik Indonesia yang “bersinergi” dengan kehidupan selebritis dan menjadi santapan lezat tayangan infotainment yang sempat mendapat fatwa haram. Fenomena “hubungan” mesra politisi dan artis inipun semakin menandai tipisnya batas antara politik dan hiburan. Banyak artis yang melangkah ke dunia politik dan banyak pula tayangan yang sekedar menjadikan politik sebagai “santapan hiburan” semata, seperti tayangan Republik BBM. Da’i kondang AA Gym, yang malang melintang menghibur rohani para penggemarnya pun tak luput menutup tahun 2006 sebagai seorang selebriti, menjadi santapan tayangan infotainment karena berpoligami mengambil isteri kedua.

Dunia olahraga Indonesia pun tak terlalu mengembirakan di tahun 2006. Kontingen yang dikirim ke Asian Games di Doha mengalami kegagalan total. Jangan pula bertanya tentang dunia sepakbola Indonesia yang hanya jago kandang. Ditengah negara-negara lain menatap masa depan persepakbolaan mereka dan menerapkan sistem modern dalam membangun tim-tim mereka serta menjadikan “kompetisi” sebagai ajag seleksi pemain terbaik, Indonesia justru “kembali ke masa silam,” mencari cara instan mengumpulkan pemain PSSI 23 tahun dalam sebuah tim. Rencana menyertakan mereka dalam kompetisi liga di Singapura pun telah ditolak negara yang tak seluas Jabodetabek ini, karena dianggap tidak memiliki kualitas mengikuti liga mereka. Memalukan……

Jangan pula bertanya soal bencana alam. Pelajaran anak-anak sekolah dasar pun sejak lama telah mengajarkan jika tanah gundul akan mudah tererosi dan menyebabkan banjir pada musim hujan. Mencari asal mengapa tanah menjadi gundul pun sangatlah sederhana, karena pohon yang dibabat tak tertanam kembali. Hanya saja siapa yang membabat dan siapa yang bertanggungjawab menanam kembali adalah kasus absurd yang ditangani Departemen Kehutanan.

Tak ada yang ingin berbagai bencana, penderitaan, dan kebodohan yang dialami pada tahun 2006 terulang kembali di tahun 2007. Optimisme tentunya selalu ada seperti layaknya optimisme yang dimiliki oleh para “ronin politik” yang kembali bermanuver mendirikan partai-partai baru, menyongsong pemilihan umum 2009.

11 responses to “Selamat Tahun Baru 2007

  1. selamat tahun baru juga mas!! semoga lebih baek di 2007!

  2. moga tambah maju aja.. keep blogging

  3. update:
    tadi sore najwa metrotv telp live sama tim sar di polewali, ternyata pesawatnya tdk ada di kordinat yang diperkirakan, nyasar kemana ya…?

  4. hello
    thx for your comment
    i wish i could read your blog
    let’s me guess, are you from india?
    hehe
    take care
    talk 2 u later

  5. Liverpool pengennya no 1 tapi kayaknya ga mungkin.. hehehe.. salam kenal pak

  6. Met taon baru ya mas… sukses selalu buat Anda!!!🙂

    btw
    baru tau aku kalo mbah marijan pernah diwawancarai CNN…
    hidup mbah Marijan!!! :p

  7. Waw, masih tahun baruan aja nih😀

    Hepi nyuyier Pak!!!

    *tiup meriam*

  8. Selmat tahun baru Pak. Tahun ini harus lebih baik dari yang lalu!

  9. Ping-balik: Hari Keempat Tahun 2007 « Just Other Stories About Freedom

  10. tentang appan ini ya… kok saya bisa nyasar sampai disini..!!!
    Memang DUNIA MAYA itu sangat luas, sampai saya nyasar kesini dan tidak mengerti TOPOK Pembicaraan… HE..HE..

    Salam Kenal Aja DEH…>:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s