Mendadak Bola….

Heboh, hebat, hebring, edun….dan lain-lain ungkapan yang bisa kita ucapkan mungkin tak cukup menungkapkan euforia kemenangan kesebelasan (12 dengan penonton) Indonesia atas Bahrain. Dua lawan satu (2-1) untuk Indonesia. Dua gol dari Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas cukup sudah menyejukkan amarah penonton yang harus mengantri tiket sejak pagi hari, Selasa, 10 Juli lalu. Hitung-hitung pula hadiah ulang tahun perkawinan saya, yang jatuh tepat pada tanggal yang sama. 😀

Semula tak ada yang menyangka, kecuali pelatih Ivan Kolev yang jelas harus tetap optimis. Mungkin kedatangan wakil presiden Yusuf Kalla malam sebelumnya yang cukup menjadi pemicu semangat, atau janji bonus masing-masing sebesar Rp 50 juta jika mengalahkan Bahrain. Kemarin, presiden SBY yang justru secara mendadak menyempatkan diri berkunjung menemui timnas Indonesia dan memberikan semangat (mungkin dengan slogan “bersama kita bisa”  :)  ), kembali sebelum Indonesia bertanding dengan satu kesebelasan dari Timur Tengah yang lain, Arab Saudi. Mungkin ia terinspirasi setelah bertemu dengan pesepakbola kesohor asal Perancis, Zidane, sehari sebelumnya. Mungkin dengan harapan yang sama, memicu semangat pemain untuk mengalahkan Arab Saudi. Yang jelas semuanya mendadak bola.

Tanpa promosi yang gila-gilaan dari panitia saja, masyarakat Indonesia seolah sedang demam sepakbola. Melupakan sejenak kasus suap yang menimpa Medan Jaya, kebobrokan PSSI dalam mengelola kompetisi liga atau kegagalan sepakbola di Asian Games, walaupun sudah berguru ke negeri Holland. Namun yang namanya Indonesia selalu tak pernah luput dari “khilaf.” Kemarin saat Korea bertanding dengan Saudi Arab, lampu stadion utama Senayan padam karena kelebihan penggunaan daya.

Teman saya sudah berkali-kali menelpon dan membujuk untuk membeli tiket menonton pertandingan kesebelasan Indonesia, mungkin saat melawan Korea Selatan. Namun saya tetap berkukuh untuk menonton di rumah. takut kena lemparan kantong plastik isi air kencing..!! Yang penting semangat tetap sama, mendadak bola. Siapa tahu Indonesia bisa masuk dalam 8 besar, untuk pertama kalinya…?

Asian Cup kali ini membuat banyak kejutan. Kesebelasan-kesebelasan asal kawasan Timur Tengah seolah mendadak loyo dihadapan negara-negara ASEAN yang menjadi tuan rumah, kecuali Malaysia. Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain (dan muingkin sebentar lagi Arab Saudi :D  ), Thailand menahan imbang Irak dan mengalahkan Oman, Vietnam mengalahkan Uni Emirat Arab dan menahan imbang Qatar. Hasil-hasil ini membuat negara-negara ASEAN yang menjadi tuan rumah untuk sementara memimpin groupnya masing-masing, kecuali Malaysia.

Ini yang menarik. Memang ada pepatah yang mengatakan “bola itu bundar” semua bisa terjadi. Siapa yang menyangka Yunani akan keluar sebagai juara Eropa pada tahun 2004?

Namun teman saya mengatakan bukan itu yang menjadi faktor. Semua karena faktor X yang hanya ada di Indonesia, Vietnam, dan Thailand, dan tak ada di Malaysia. Faktor “perempuan.”  Siapa sih Arab yang gile perempuan? ujanya. Nah semuanya tersedia bebas di ketiga negeri ini, kecuali Malaysia yang sangat ketat keislamannya. “Gampang aja, jangan-jangan para pemain Arab itu udah ‘bertempur’ duluan sebelumnya, sebelum bertamding resmi. Jadi loyo,” ujarnya memberikan teori. 😀

Ha…..ha…ha…..ha… Bisa benar juga. Yang jelas para pemain Arab Saudi misalnya, saat bertanding, mereka sibuk mendatangi pusat perbelanjaan. Kemarin pemain inti mereka saja tak turun berlatih. Mungkin bukan takut diketahui taktiknya atau menjaga stamina, melainkan “kecapean.”😀

Ada untungnya juga…Yang jelas euforia akan berlanjut jika Indonesia menang atas Arab Saudi dan minimal seri. Melupakan sejenak derita lumpur Lapindo, letusan gunung berapi di Maluku, musibah tenggelamnya kapal, dilarangnya pesawat Indonesia terbang di atas wilayah Uni Eropa, atau interpelasi presiden untuk kasus nuklir Iran. Melupakan kemiskinan untuk sesaat.

Namun mudah-mudahan tidak lupa dengan ketidakbecusan pengurus PSSI mengelola kompetisi atau suap yang ditutup-tutupi.

Semuanya mendadak bola…….OLE….OLE…..OLE……OLE……

2 responses to “Mendadak Bola….

  1. lawan arab semoga aja menang. yang lebih seru kalo nonton langsung emang.😀

    -IT-

  2. sayangnya kita kalah, ya Bang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s