Monthly Archives: Mei 2008

Partai-Partai Calon Peserta Pemilu 2009

Guna menjawab kedahagaan keingintahuan kita, siapa sih yang akan “bertarung” menarik simpati kita pada pemilu 2009, dibawah ini mungkin daftar sementara yang dapat ditampilkan.

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri masih akan melakukan klarifikasi  dan memberikan waktu bagi partai politik untuk memperbaiki syarat administrasi selama tujuh hari. Apabila tidak lolos verifikasi administrasi, maka partai tentunya tidak bisa mengikuti verifikasi faktual.

 

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan KPU, verifikasi administrasi dimulai pada tanggal 10 April sampai 30 Mei 2008. Sedangkan verifikasi faktual diadakan pada tanggal 3 Juni sampai 2 Juli 2008. Menurut rencana, KPU akan menetapkan partai peserta pemilu 2009 pada tanggal 5 Juli 2008. Baca lebih lanjut

Kiat Berziarah Ke Pemakaman

Berziarah ke pemakaman merupakan hal yang sedikit “menakutkan,” Bukan karena hantu gentayangan yang sering digambarkan dalam film-film horor Indonesia. Toh biasanya kita berkunjung siang atau sore hari (kalau malam mungkin untuk pacaran atau shooting “memburu hantu”).

Justru yang menakutkan adalah manusia yang biasanya berkeliaran di area pemakaman, entah yang menawarkan jasa membersihkan makam, meminta-minta sedekah, atau menawarkan jasa membacakan doa. Memberi sedekah, membiarkan orang ikut berdoa bersama kita, atau menerima seseorang yang menawarkan diri melakukan pekerjaan kebersihan mungkin sesuatu yang biasa. Namun yang dijumpai di area pemakaman adalah hal yang “luar biasa.” Terutama saat-saat menjelang bulan Ramadhan dan hari Raya Idhul Fitri atau Adha.

Terkadang kita merasa terganggu dengan kerumunan orang yang menawrkan jasa membersihkan makam, yang terkadang mencapai 10 – 12 orang. Padahal untuk membersihkan makam tersebut mungkin hanya membutihkan satu atau dua orang saja. Namun jika kita mengatakan cukup dua. mereka akan menjawab, “terserah nanti diberikan berapa saja.” 🙂  Jadi bukan soal jasa membersihkan makam itu yang mereka tawarkan, tetapi belas kasih dan sedekah kita. Alat potong rumput dan membersihkan makam tersebut hanya cara saja. Toh jika kita berikan Rp 15 ribu atau Rp 30 ribu tak ada bedanya, dan memang sulit menghitung nilai jasa yang merekan berikan dengan perbandingan uuran makam serta tenaga yang terpakai. Baca lebih lanjut

Konsep Pemikiran Ordo Liberalismus

Saat para pengkritik Liberalisme mencecar kerangka berfikir ekonomi pasar ataupun globalisasi dan berbagai manfaat yang ada didalamnya, secara membabi buta mereka tak bisa membedakan berbagai varian pemikiran yang ada dalam Liberalisme dan memukul rata menyebutnya neo-liberal.  Lebih parah lagi mereka selalu mengidentikkannya dengan aliran pemikiran yang awalnya berkembang di Universitas Chicago (Chicago School), Amerika Serikat.

 

Maka klop lah liberalisme dengan neo-liberal dan Amerika Serikat. Segala sesuatu yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat dianggap sebagai langkah neo-liberal dan sekaligus sebagai liberalisme.

 

Suatu kerancuan berfikir yang sesat. Baca lebih lanjut

Trotoar Kok Dipakai Parkir?

Upaya Pemda DKI Jakarta menertibkan parkir-parkir liar mungkin patut diacungkan jempol. Pengerekan, pemasangan rantai besi dan denda yang dikenakan kepada para pengemudi yang memarkirkan mobilnya “secara liar” merupakan pelajaran yang seharusnya tak mengenal kompromi.

Bukan rahasia lagi kalau banyak lahan parkir liar yang menjadi “jatah” hasil kongkalingkong aparat birokrasi dan preman. Paling tidak dengan adanya “gerakan’ baru (tapi niatnya sudah lama) ini, ada sekian milliar pendapatan asli daerah yang terselamatkan. Baca lebih lanjut

Politik, Totem, dan Demokrasi

Pemilihan umum 2009 sudah tinggal selangkah lagi. Undang-undang sedang disiapkan, peraturan sedang digodok, dan partai-partai baru pun banyak bermunculan. Aktor boleh lama, tapi kendaraan bisa baru….(seperti penyelundupan mobil mewah saja..  🙂 ). Calon-calon presiden pun sudah ramai dibicarakan.

Yang menjadi perhatian saya bukan soal siapa yang menjadi calon, apa yang menjadi program partai, atau apa yang menjadi warna bendera partai-partai tersebut. Toh tak ada wajah calon yang baru, hampir sama dengan calon-calon presiden dan wakil presiden pada pemilihan umum 2004. Program yang jelas pun jarang dijumpai ada pada partai-partai tersebut, baik yang lama maupun baru. Soal warna partai, kalau tidak merah, biru, kuning, yang hijau, walau mungkin akhir-akhir, aad pula yang mencoba dengan warna ungu maupun oranye. Baca lebih lanjut

Jalan Publik Sempit!!

Setiap hari di Jakarta kita pasti mengeluh soal jalan yang macet dan rusak. Sudah tak terhitung berapa goresan yang ada di mobil, motor, atau bahkan jiwa yang melayang karena ruang sempit atau kerusakan jalan umum yang kita lalui. Alternatifnya, tak lain dengan menempuh jalan tol dalam kota atau tol lingkar Jakarta.

Itupun jika tidak macet pula. Tapi paling tidak kerusakan jalan tak separah yang ada di jalan-jalan umum di kiri kanan tol tersebut. Baca lebih lanjut