Masih Perlukan Melakukan Reformasi Birokrasi?

Korupsi ibarat rayap, yang secara tekun dan terencana, menggerogoti sendi-sendi penunjang laju pertumbuhan dan perkembangan suatu negara, yaitu birokrasi. Upaya yang dilakukan oleh pemeintah, melalui Komisi Pemberantasan Korupsi, paling tidak mulai menunjukkan hasil. Secara perlahan kasus-kasus dan temuan baru diungkapkan, walau masih menyimpan banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Ada yang mengatakan bahwa maraknya kasus korupsi yang bermunculan menandakan semakin parahnya korupsi di negeri ini. Namun kita pun bisa mengambil sisi positif dari fenomena tersebut. Mungkin tak separah dahulu, alias sama saja, hanya saja dahulu, di masa Soeharto, tak banyak kasus yang terungkap.

Birokrasi yang besar meniscayakan alokasi dana rutin yang pula besar. Banyaknya anggaran yang beredar membuat pula peluang penyalahgunaan wewenang yang semakin besar. Birokrasi yang besar pun membuat jenjang administrasi yang semakin panjang. Dan lagi-lagi membuka peluang terjadinya penyelewengan.

Boleh jadi efisiensi birokasi, yang gesit dan tak terlalu njlimet, merupakan jawaban atas keinginan untuk pemberantasan korupsi dan pemerintahan yang cepat tanggap dalam melaksanakan pembangunan. Anggaran negara tak hanya dihabiskan, sebagian besar, untuk anggaran rutin pegawai birokrasi pemerintahan. Mungkin ada beberapa hal yang tak harus diurusi oleh birokrasi pemerintah, yang berarti dapat menghemat anggaran. Anggaran yang terissa tersebut dapat dipakai untuk keperluan pembangunan infrastruktur, misalnya.

Nah, pertanyaanya adalah bagaimana melakukannya? Mungkin ini bisa menjadi masukan kepada para pemimpin yang tengah siap-siap bertarung di Pemilu 2009 ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s