Syahrir Ternyata Seorang Liberal

Sedang melihat situs baru mengenai pemilu 2009, http://www.politikana.com,  eh…ketemu sebuah kalimat yang berbunyi begini:

“Jangan bicara tentang kebebasan dan kemerdekaan bila hatimu sendiri tidak bebas dan tidak pula merdeka. Kemerdekaan dan kebebasan individu itu merupakan hak asasi manusia. Bisakah engkau menghargai kebebasan dan kemerdekaan manusia lain, sedang hati nuranimu sendiri terbelenggu?”

Kalimat ini menurut penulisnya dikutip dari salah satu surat yang ditulis Syahrir ketika berada dalam pengasingan di Pulau Banda pada 1936-1942.

Buat saya cukup mengejutkan, eh…tokoh yang semula diusung sebagai seorang sosialis, ternyata sangat dan seorang LIBERAL.

Bisa melihat tulisan tersebut ditautan ini:

http://politikana.com/baca/2009/03/13/dari-syahrir-untuk-kita.html

3 responses to “Syahrir Ternyata Seorang Liberal

  1. apakah kebebasan dan kemerdekaan itu hanya milik seorang liberal?

    sama seperti perdebatan ttg apakah metodologi ilmu pengetahuan hanya milik pkaum positifis?

  2. @ Bung Demons, seperti yang saya kutip diatas, Syahrir berbicara tentang kebebasan individu, yang menjadi prinsip dasar dari Liberalism.
    Kebebasan dan Kemerdekaan adalah hak semua orang, bahkan ia adalah hak dasar dari manusia, sejak ia lahir. Tubuh yang kita miliki sejak lahir adalah milik kita, sebagai individu, yang paling dasar. tak ada orang lain yang sah memiliki hak itu daripada kita sendiri. Inilah yang mendasari kebebasan individu, ataupun hak asasi manusia.

  3. apakah seorang liberal [interpretatif] kn sll mengusung liberalisme?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s