Category Archives: Gosip

Kekerasan…….

Orang tua, nenek atau kakek kita acap bercerita bahwa nenek moyang kita adalah bangsa yang peramah dan senang bergotong royong. Itu pula yang kita dapati didalam pelajaran-pelajaran sekolah, tentang keramah-tamahan nenek moyang kita, sebagai bangsa dari Timur. Bahkan ada kawan-kawan semasa kuliah yang meplesetkannya, memberi kesimpulan bahwa karena keramah-tamahan inilah yang membuat bangsa kita terjajah oleh Belanda.

Mereka yang semula hanya berniat berdagang kemudian diberi ijin untuk membuka loji, sebagai kantor agen perdagangan, dan lambat laun memperluas daerah kekuasaannya, memungut pajak dan menentukan birokrasi pemerintahan. Toh nenek moyang kita tetap menyambutnya dengan ramah tamah, bahkan menganggap mereka sebagai saudara. Sama halnya saat kita menyambut “saudara tua” dari arah matahari terbit, yang dianggap membawa kemakmuran dan kenaikan martabat sebagai bangsa Asia. Baca lebih lanjut

Iklan

Tentang Pluralisme..

Menulis di 1 April? Jangan-jangan isi tulisan hanya dianggap sebagai April fools. Ditambah dengan kebosanan melihat sekian bayak artikel tentang Fitna yang memenuhi “wordpress,” lengkaplah sudah…

Tak banyak yang menarik. Termasuk satu terbitan yang baru saya terima, Konstelasi, tentang pluralisme dan salah satunya membahas mengenai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan pluralisme. Lagi-lagi pembahasan yang tak perlu. Sama tidak perlunya dengan pembahasan film produksi Belanda tadi. Jelas diproduksi oleh seseorang yang tak memahami pluralisme, walau dengan embel-embel kebebasan berekspresi, eh…masih kita bahas, kita buat resensinya, dan kita maki-maki. Bahkan kita demo pula kedutaan Belanda yang tidak ada hubungannya sama sekali. Kenapa telur yang kita lempar tersebut tak kita goreng saja untuk mengganjal perut yang lapar….mubazirr.

Pornografi: Kok Harus Repot-Repot?

Sepertinya isu pornografi kembali naik daun. Paling tidak dari rencana, yang konon dilontarkan oleh Bapak Wapres, di bulan April nanti pemerintah akan mengambil tindakan tegas tehadap situs-situs porno. Mudah-mudahan bukan karena isu photo “berani” dari artis yang sedang “naik daun” Sandra Dewi atau yang¬† baru-baru saja merebak, photo seorang model,¬†Aline Tumbuan.

Soal asli atau tidak biarlah menjadi urusan Roy Suryo, namun memang banyak blog yang memuat berita tersebut, entah dengan photo yang dibuat buram, photo setengahnya saja, atau hanya sekedar link ke situs-situs yang memasang gambar tersebut.

Maka terkesanlah sangat ramai di dunia internet. Padahal mungkin hanya link belaka atau berita saja. Tidak ada porno-pornonya sama sekali. Hanya saja klik untuk artikel-artikel tersebut memang ribuan, yang disertai puluah komentar. Terkadang dengan tag keren; sex, porno, Sandra Dewi, Aline, dll. Belum lagi ditambah dengan berita pencekalan Dewi Persik di Tanggerang yang dengan embel-embel berpenampilan porno. Baca lebih lanjut