Category Archives: Liverpool

Lomba Video Amatir

new-fnf-logo.jpg 

Kompetisi Video Amatir 2008

Friedrich Naumann Stiftung – Indonesia 

Latar Belakang:

Perjuangan masyarakat untuk keluar dari kemiskinan dan mencapai kesejahteraan adalah potret yang sehari-hari kita jumpai. Pedagang-pedagang kecil yang menghuni lahan-lahan kosong diberbagai pelosok kota adalah wajah perjuangan untuk mencapai tingkat kemakmuran dan kehidupan yang lebih baik. Kampung-kampung kumuh yang banyak bertebaran diperkotaan adalah wajah perjuangan ekonomi yang lain.  

Namun acapkali mereka harus tersingkir dari lahan usaha yang mereka huni sekian lama. Puluhan tahun menghuni lahan pemukiman atau usaha tak menjadi jaminan memperoleh hak kepemilikan atau pengakuan yang legal atas lahan tersebut, walaupun selama waktu tersebut mereka membayar pajak dan iuran atas lahan yang mereka pakai.  Kepastian hukum tak mereka dapatkan. Bayangkan jika status legal kepemilikan atas lahan hunian atau usaha tersebut didapat, mereka dapat memakainya untuk memperoleh kredit usaha dari perbankan, misalnya. Paling tidak ada sebuah kepastian terhadap usaha yang mereka jalankan.  

Friedrich Naumann Stiftung Indonesia, dengan latarbelakang ini, mencoba membuat kompetisi pembuatan video amatir yang berdurasi pendek, yang merekam berbagai persoalan, terkait dengan hak kepemilikan (property right – secara fisik) dan kebebasan ekonomi ini.   Baca lebih lanjut

Monopoli Siaran Liga Inggris?

Olahraga yang namanya sepak bola selalu menjadi berita menarik. Tak pernah berhenti menjadi berita, mengundang kontroversi, dan lahan bisnis yang subur. Bayangkan pasar yang dapat diperoleh dari setengah jumlah penduduk Indonesia yang mungkin kini sudah mencapai sekitar 220 juta orang.

Pikiran bisnis inilah yang mungkin membuat Astro berani membeli hak siar liga Inggris untuk Indonesia dari ESPN dan Starsport. Pasalnya tak ada TV publik lokal, semula TV Trans 7 menyiarkannya, yang mampu membayar hak siar tersebut. Dan akibatnya sudah dipastikan penikmat liga Inggris yang tak berlangganan Astro tidak dapat menonton tayangan pada musim kompetisi 2007-2008.

Untuk saluran TV berlangganan lain yang semula menyiarkannya melalui ESPN dan Starsport belum mendapat kepastian dapat menyiarkan atau tidak. Baca lebih lanjut

Kick Out Racism…

Rubrik olah raga adalah rangking pertama pilihan yang saya baca di setiap surat kabar. Lebih menggairahkan, rame, nggak bikin pusing, dan santai. Kecuali saat membaca olah raga Indonesia tentunya. 🙂

Sepakbola sudah barang tentu santapan berita pertama yang perlu disimak. Apalagi menyangkut liga Inggris. Namun saat Sabtu, 16 Juni 2007, kemarin membaca rubrik olahraga di harian Rakyat Merdeka, saya agak terganggu “sedikit.’ Ada satu artikel berjudul “Zionis Nyeberang ke Chelsea.” Isinya tentang perpindahan bek sentral Bolton Wanderers, Tal Ben Haim, ke Chelsea.

Terus terang saya muak membacanya. Apa tak ada judul lain yang bisa dipakai untuk menarik minat orang membaca? Apa sang penulis atau redaktur tak paham bahwa kata zionis memiliki arti yang lain dari menyebut orang Israel atau kata Yahudi. Ia adalah sebuah gerakan politik. Lantas apakah Tal Ben Haim punya tujuan politik mengembangkan Zionisme saat ia pindah ke Chelsea? Baca lebih lanjut

Kisah Sedih Dini Hari Kamis

Sudah cape begadang, siapkan minuman, kacang, dan bantal untuk bersandar, eehh…..kalah broer, skor 1-2 untuk AC Milan. Untung tak jadi nonton bareng di Jakarta.

Gemes…, sudah tentu, melihat “pippo” inzaghi tertawa senang menangkat dan mencium piala Champions. Apalagi membuka internet atau membaca koran satu hari sesudahnya, di rubrik olahraga penuh dengan photo kemenangan ac milan.

Namun apa daya “jagoan” saya kali ini keok. Banyak yang bilang, kekalahan akan jadi pelajaran untuk lebih baik, seperti milan 2 tahun lalu. Siapa tahu dengan kekalahan ini Liverpool segera membenahi team dengan pemain-pemain anyar dan hebat.

You’ll Never Walk Alone……

ATHENS 2007..!!!