Category Archives: Pemuda

Mahalnya Harga Buku

Buku adalah sumber ilmu, kata nasihat orang-orang tua dahulu, dan sebagai orang yang percaya dengan petuah tersebut sudah barang tentu saya ingin pula menularkan “buku sebagai sumber ilmu” tersebut kepada anak saya, yang kini duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Saya masih ingat, semasa saya kecil, hadiah yang selalu menyenangkan yang diberikan oleh orang tua saya adalah buku. Dengan menyisihkan uang sekitar Rp 5,- hingga Rp 10,- dari uang saku setiap minggu, untuk membayar sewa dua buah buku, yang dipinjam pulang ke rumah selama dua minggu, di Perpustakaan Umum DKI Jakarta samping gedung Walikota Jakarta Pusat. Gedung perpustakaan ini masih ada hingga kini, walaupun hampir masih sama seperti dahulu dan tak pernah menjadi lebih besar gedungnya. Baca lebih lanjut

“Bangsa Ini Telah Lelah Dengan Kekerasan”

Judul diatas saya temukan saat pagi tadi membaca opini di Majalah Mingguan Tempo edisi 30 Juni, yang mengutip ucapan almarhum Munir. Opini itu sendiri membahas soal kematian Munir dan terlibat atau tidaknya badan intelejen Indonesia.

Kita tentu masih ingat demonstrasi mahasiswa terakhir di muka gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menolak kenaikan BBM, yang berlanjut di muka kampus Atmaja dan berujung pada kekerasan dan perusakan fasilitas umum dan pribadi. Demonstrasi yang konon untuk membela kepentingan rakyat kecil tersebut, menolak kenaikan BBM, justru membuat rakyat kecil ketakutan, terlambat pulang kerja karena macet (menghabiskan BBM), atau bahkan kehilangan harta karena mobil yang dirusak atau dibakar, hanya karena memiliki plat berwarna Merah.

Peristiwa itu seolah mengikuti kekerasan lain sebelumnya, tatkala massa pendukung kebebasan beragama yang sedang memperingati Hari Kelahiran Pancasila di Tugu Monumen Nasional (monas) kocar-kacir diamuk oleh massa pendukung front pembela Islam. Perbedaan pendapat dan keyakinan kembali harus diselesaikan dengan cara kekerasan. Seolah memiliki otoritas tunggal terhadap kebenaran. Seolah menjadi Tuhan itu sendiri, menentukan salah dan benar, berdosa atau tidak, yang merasa perlu melakukan pembelaan terhadap Tuhan yang sebenarnya mereka akui sendiri sebagai maha kuasa, maha tahu, maha pengasih, maha pengampun, maha penyayang, dan maha menghukum (yang bersalah). Mungkin bagi kelompok ini Tuhan perlu diwakilkan. Baca lebih lanjut

Podcast untuk Kaum Muda

 

A.    Latar Belakang

Friedrich-Naumann-Stiftung, sebuah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang advokasi dan pendidikan politik bagi para politisi, bekerja sama dengan Forum Politisi, sebuah organisasi politisi Indonesia, bermaksud untuk mengadakan sebuah Podcast Gathering yang bertema: “Podcast For the Youth” yang dijadwalkan untuk diadakan pada tanggal 15 Juni 2008 mendatang di Jakarta.

 

Definisi Podcast itu sendiri adalah sebuah file suara/audio yang bisa didownload dari internet untuk didengarkan sebagaimana layaknya sebuah acara radio. Hanya saja ada satu unsur yang membedakan podcast dari sekedar proses mengupload sebuah file audio (biasanya format MP3) ke internet untuk kemudia bisa didownload oleh siapapun, yakni teknologi sindikasi yang dikenal dengan RSS (Really Simple Syndication). Dengan meng-copy paste kode RSS ke RSS Reader seperti iTunes, iPodder atau bahkan yang online seperti Google Reader, maka kita bisa berlangganan file audio tersebut. Tiap ada episode baru, maka otomatis RSS Reader akan memberitahu bahkan otomatis mendownloadnya untuk kita. Baca lebih lanjut