Tag Archives: Kedai Kebebasan

Situs-situs Baru Terkait Pemilu 2009

Sebuah situ baru yang memuat berbagai berita mengenai pemilihan umum 2009 siap untuk diluncurkan. Menurut salah satu pengelola situs, Enda Nasution, versi beta situs tersebut memang sudah dapat diakses oleh publik, meskupun belum secara resmi diluncurkan. Alamat situs tersebut adalah http://politikana.com/

Dalam situs politikana.com pengakses dapat melakukan registrasi dan login, sehingga dapat memposting berita dan opini, mempublikasikan photo, memberikan komentar, dan sebagainya. Namun untuk sekedar membaca pun dapat dilakukan. Situs tersebut, didalam iklannya mengatakan, sebagai sebuah tempat dimana pengakses dapat ikut bicara dan berbuat tentang “politik” dalam arti yang luas.

Satu hal yang menarik dari situs ini adalah beita-berita dan photo yang diposting cukup lucu, mengundang tawa, dan lain dari beita dan photo yang ada pada media mainstream.

Sebelumnya, Forum Politisi sudah lebih dahulu meluncurkan sebuah anak situs baru, yang khusus membahas mengenai pemilihan umum 2009. Di situ ini, para pengakses pun dapat memberikan komentar dan mengirimkan berita. Situs tersebut dapat diakses pada alamat: http://pemilu2009.forum-politisi.org/

(artikel ini dimuat pula dalam situs Kedai Kebebasan)

PKS Siap Koalisi dengan Partai Manapun

Beberapa waktu yang lalu Freedom Institute dan Fredrich Naumann Stiftung mengadakan pelatihan wartawan ke-10, di Ciloto, Jawa Barat, yang megambil tema mengenai ‘Pemilihan Umum 2009, Partai Politik, dan Konsolidasi Demokrasi.”

Masih teringat, dalam training tersebut salah satu topik yang didiskusikan adalah megenai platform, program, dan azas partai politik yang ada di Indonesia. Perkembangan yang muncul dalam percaturan politik di Indonesia, dengan berbagai kemunculan partai-partai baru, banyak diantara mereka yang tak memiliki platform, ideology, dan program partai yang jelas. Asas yang dijunjung adalah sama-sama Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan memposisikan sebagai partai yang berada di tengah-tengah. Baca lebih lanjut

“Kesenjangan Pendapatan di Dunia: Mengapa?”

(Kedai Kebebasan – Jakarta) Freedom Institute, bekerjasama dengan Friedrich Naumann Stiftung dan komunitas blogosphere Café Salemba kembali akan mengadakan sebuah diskusi ekonomi, yang kali mengambil tema kesenjangan pendapatan.

 

Sebagaimana yang telah menjadi diskusi serius, kita memang hidup di dunia yang tidak merata. Menurut Branko Milanovic (1999), 25% penduduk terkaya di dunia menikmati 75% pendapatan dunia. Dalam konteks antarnegara, rata-rata pendapatan per kapita 20 persen negara terkaya mencapai 25 kali pendapatan per kapita 20 persen negara termiskin di tahun 2000.

 

Namun sebuah potret yang diambil pada satu waktu tentu tidak bisa bicara banyak. Ada beberapa pertanyaan yang perlu diajukan: 1) bagaimana kecenderungan kesenjangan pendapatan dari waktu ke waktu? 2) mengapa terjadi kesenjangan? 3) apakah kesenjangan pendapatan adalah sesuatu yang tidak terelakkan? 4) apakah kita harus fokus pada menghilangkan kesenjangan, atau pada peningkatan kesejahteraan penduduk di bagian terbawah distribusi pendapatan?

 

Beberarapa pertanyaan diataslah yang coba untuk dibahasa dalam diskusi yang akan diadakan di:

 

Tempat                         :  Freedom Institute, Jalan Irian No. 8, Menteng, Jakarta

 

Hari/Tanggal/Jam         :   Kamis 19 Juni 2008, 18.00 – 21.00

 

Pembicara                    :  1. Ari A. Perdana (FE UI)              

                                      2. Teguh Yudo Wicaksono (CSIS)

 

Moderator                    :  Hamid Basyaib (Freedom Institute)

 

Bagi anda yang berminat untuk hadir dalam diskusi tersebut dapat menghubungi Freedom Institute, dengan kontak:  Tata atau Imie pada nomor telp. 021 3190 9226.