Tag Archives: krisis

Peran Maksimal Negara

The more the state “plans” the more difficult planning becomes for the individual.” ujar Friedrich von Hayek.

Mungkin akan menjadi fenomena menarik, untuk melihat bagaimana pemerintah Indonesia akan mengantisipasi krisis yang sedang terjadi.

Terkait dengan pemilihan umum, beberapa calon presiden atau calon presiden bahkan sudah mengeluarkan janji, yang pada intinya berakhir dengan nasionalisme/nasionalisasi dan proteksionisme.

Artikel yang ditulis oleh Amartya Sen dalam The New York Review of Books, mungkin bisa menjadi bacaan yang menarik.

Iklan

Akankah Kita Memasuki “Resesi Besar”

Banyak diantara kita yang akan berkomentar sinis terhadap International Monetary Fund (IMF) atau World Bank (WB), jika disinggung kedua nama lembaga tersebut. Namun kini, kesinisan tersebut bisa menjadi boomerang, jikalau kita mengabaikan peringatan yang dilontarkan oleh kedua lembaga tersebut.

Selasa lalu, 10 Maret 2009, seperti yang dikutip dari kantor berita AFP, Dominique Strauss-Kahn, kepala International Monetary Fund, dalam wawancaranya dengan televise Perancis, France 24, mengatakan bahwa ekonomi global akan terpuruk pada tahun ini (baca 2009), karena dunia tengah memasuki sebuah “Resesi Besar.” Ia mengatakan bahwa perekonomian semakin memburuk sejak bulan Januari, saat IMF masih memperkirakan pertumbuhan GDP dunia dapat berkisar pada angka 0.5 persen. Namun perkembangan berkata lain, dan berita yang diterima semakin buruk, sehingga ia beranggapan dunia kini tengah memasuki Resesi Besar. Baca lebih lanjut