Tag Archives: Layanan Umum

Monopoli Urusan Ibadah

Kerajaan Arab Saudi rupanya nggak mau ketinggal dari Uni Eropa. Walaupun jauh dan tak mungkin juga masuk kriteria negara yang akan dilamar menjadi anggota Uni Eropa, banyak pelanggaran HAM-nya, toh negara kerajaan ini mengikuti jejak mengancam akan melarang pesawat-pesawat Garuda melintas dan mendarat di daratan mereka. Memang masih rencana, tapi siapa tahu terjadi?

Larangan terbang pesawat-pesawat Indonesia ke wilayah Uni Eropa mungkin “tak terlalu” berakibat buruk (karena memang tidak ada rute yang kesana  🙂 ). Kita masih bisa menggunakan pesawat-pesawat negara tetangga kita Malaysia, Singapura, maupun Thailand, yang nyatanya lebih memberikan layanan terbaik.

Namun dengan Arab Saudi lain ceritanya.  Urusan dengan Arab Saudi berkaitan dengan urusan ibadah dan pekerjaan. Selama ini pesawat-pesawat Garuda lah yang hilir mudik mengakut jemaah Indonesia yang ingin menunaikan ibadah haji maupun umroh dan menjadi tenaga kerja disana. Rute ke Arab Saudi menjadi rute gemuk Garuda, yang melayani paling tidak delapan penerbangan dalam seminggu. Baca lebih lanjut

Sepotong Kisah Bersama Sriwijaya Air

Minggu lalu untuk keperluan pekerjaan kantor saya melakukan perjalanan ke Pangkal Pinang, ibu kota provinsi Bangka-Belitung. Biasanya saya lebih memilih Garuda. Bukan karena lebih baik dari yang lain, tetapi lebih karena berada di terminal II, dimana saya bisa menunggu sambil minum kopi di beberapa gerai kopi (cafe) yang ada di terminal II serta menambah point frequenflyer saya.  🙂

Setelah di cek tak ada rute Garuda yang melayani Jakarta-Pangkal Pinang dan sebaliknya, sehingga saya kemudian memilih penerbangan Sriwijaya Air untuk penerbangan Jum’at, 22 Juni 2007. Baca lebih lanjut

Statistik Feed Menghilang

Membuka wordpress hari ini sudah langsung disodori pengumuman yang menyedihkan. Kita tidak bisa lagi melihat statistik feed kita. Mungkin hanya mati suri, karena kodenya tetap ada. Paling tidak demikian yang dituturkan Mas Matt. Yang jelas ia sudah menghilang dari dashboard.

Nasibnya mungkin hampir sama dengan Wadehel.

Tapi apakah ini kemajuan atau kemunduran WordPress?  🙂

Di Wonosobo Kita Bertemu…..

Seorang kawan blogger wordpress baru-baru ini menulis cerita tentang saya

… Duh senangnya. 🙂 dan ndak ngira….

Saya memang belum lama ini bertemu dengan Mas Tajib di Wonosobo, tak terduga, tak terencana, dan tak mengira bahwa kawan berdiskusi saya di meja makan sebuah hotel tempat saya mengadakan pelatihan bagi kepala desa tersebut adalah Mas Murtajib.

Mungkin lebih baik demikian. Jika tidak mungkin kita akan bercakap tentang yang lain, tentang blogging, tentang wordpress, atau tentang isu yang sedang berkecamuk di dunia blogger wordpress. Dan akhirnya kita berbincang tentang desa…..

Saya memang melakukan suatu kerja di Wonosobo. Jarang saya tulis di blog ini. Lebih banyak saya buat untuk Kedai Kebebasan. Maklum laporan ke kantor harus didahulukan. namun insya Allah cerita menarik, di luar yang resmi-resmi, suatu saat saya sempatkan terekam pula di blog ini.

Jalan Tol………

Mungkin sebentar lagi Jasa Marga akan menaikkan tarif tol dibeberapa ruas jalan yang mereka kelola. Kita tak pernah tahu. Alasan yang dipakai pastilah akan beragam, namun yang selalu muncul pastilah “biaya operasional” yang semakin membengkak. Kita tak pernah mendapat penjelasan yang detail, apakah biaya operasional tersebut menyangkut jalan “bersangkutan,” yang dinaikkan tarifnya, atau biaya operasional keseluruhan jalan yang dikelola Jasa Marga dan/atau biaya operasional Jasa Marga sebagai perusahaan, termasuk dalam mengembangkan invetasinya. Sebagai konsumen kita hanya diminta “maklum” terhadpa kenaikan “biaya operasional” dan harus membayar di ujung gerbang tol saat kita akan keluar. Walaupun ‘ngedumel” tak bisa kita muncur dan membatalkan perjalanan. Jasa tol telah kita pergunakan.

Tarif naik? Sudah pasti dan rutin malah. Pelayanan kepada konsumen? Nanti dulu. Sedikit demi sedikit lah… Baca lebih lanjut